BAB 3 MATERI 3
SEPUTAR KANJI漢字
Minna-san, Bagaimana pelajaran huruf Hiragana dan Katakana-nya?
pasti sudah hafal di luar kepala dong..
Karena yang sudah masuk materi ini pasti sudah hafal Hiragana dan Katakana..ya kan.!
Okey. Sekarang kita masuk ke materi baru yaitu materi mengenal huruf kanji..
Bagi pemula, memang tulisan ini bisa membuat pusing 7 keliling.. :D
Tapi jangan menyerah, segala sesuatu itu bisa diatasi dengan usaha dan doa.
Jadi marilah kita berusaha semaksimal mungin..
Ganbarimashou!!
Tapi sebelumnya, saya ingin menjelaskan terlebih dahulu perbedaan antara huruf Hiragana dan Katakana.
Huruf Hiragana adalah huruf yang biasa digunakan untuk menuliskan kata-kata yang terdapat dalam kamus Bahasa Jepang. Secara garis besar, kata-kata tersebut asli merupakan kata dalam bahasa Jepang.
Contoh :
さかな、いぬ、ねこ、へび、Dll
Sedangkan huruf Katakana digunakan untuk penulisan kata-kata serapan, atau kata-kata yang diambil dari bahasa asing.
Contoh :
テスト、ドラマ、カメラ、コミュニケーション、Dll
Selain itu, Katakana juga sering digunakan untuk penulisan nama orang. Memang, biasanya nama Jepang suka menggunakan huruf Kanji,
Tapi bagaimana kalo untuk nama dari luar Jepang?? seperti nama Saya atau kalian yang tidak memiliki karakter Kanji.
Jangan bingung... saya pernah bertanya kepada orang jepang. bagaimana menulis nama yang tidak memiliki karakter kanji..
Orang jepang itu menjawab, gunakan saja huruf katakana untuk menulis nama yang tidak memiliki karakter kanji.
Mengerti-kan, Minna.??
Okey.. kita mulai yaahh..
Ambil dulu tikar sama camilannya yaa, soalnya saya mau cerita dikit nihh.. :D
Kanji sebenarnya berasal dari Cina. Pada awalnya, orang Cina zaman dahulu kala itu menggambar benda-benda yang ada di sekitar mereka. Gambar-gambar tersebut kemudian dibuat sesederhana mungkin dan digambar dalam bentuk kotak-kotak untuk memudahkan mereka dalam menulisnya. Seperti muncul beberapa kanji yama 「山」 ~gunung~, kawa 「川」 ~sungai~, ta 「田」 ~sawah~, hito 「人」 ~manusia~, dan madih banyak lagi.
Karena bermula dari penyederhanaan sebuah gambar, setiap Kanji punya makna tertentu. Yang pada akhirnya semua benda yang ada di dunia ini memiliki atau bisa ditulis dengan huruf Kanji, walau tidak semuanya, yang diutamakan adalah kata yang termasuk ke dalam bahasa Cina dan Jepang.
Dan ini masih asumsi saya, jumlah huruf Kanji itu sama dengan jumlah benda yang ada di dunia. gaimana menghafal semuanya coba? :D
Lanjut.., huruf Kanji masuk ke Jepang sekitar abad ke-4. Pada waktu itu, Cina berada di bawah kekuasaan dinasti Kan. Alhasil, huruf dari gambar-gambar tersebut dinamakan *Kanji*, yang artinya "*huruf negeri Kan*”.
Dan kabar baiknya, meski Jepang mengadaptasi Kanji dari Cina, namun tidak semua Kanji yang ada di Jepang sama dengan Kanji Cina, karena Kanji Jepang mengalami beberapa penyederhanaan bentuk. Jumlahnya pun tidak sebanyak Kanji Cina. Pada tahun 1900 mulai muncul pendapat untuk membatasi jumlah huruf Kanji yang begitu banyaknya. Yang pada akhirnya pada tahun 1981 ditetapkan lah daftar Kanji yang memuat 1945 huruf Kanji yang dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Nah mulai hari ini, mari kita hafalkan semuanya. Wkwkwkwk.
Ternyata si Kanji ini punya sejarah yang lumayan panjang juga yahh...
Kembali ke topik utama, lantas bagaimana cara membedakan pemakaian dari ketiga huruf tersebut?
Untuk menjawabnya, saya akan mengambil satu kalimat sederhana :
Ano hana wa sakura desu (Bunga itu adalah sakura).
Mari kita tulis menggunakan ketiga huruf tersebut.
* {Hiragana} : あの はな は さくら です
* {Katakana} : アノ ハナ ハ サクラ デス
* {Kanji} : あの 花 は 桜 です
Ketiga kalimat diatas mengungkapkan makna yang sama. Namun cara penulisan pertama dan kedua tidak biasa digunakan, karena akan terlihat rancu. Cara penulisan 1 digunakan pada buku anak-anak yang masih belajar Kanji, yang kedua biasanya digunakan untuk telegram. dan yang ketigalah yang lazim untuk digunakan. Maka dari itu, belajar Kanji itu hukumnya wajib, bagi orang yang mendalami Bahasa Jepang.
Selain itu, di Jepang juga dikenal dengan kata yang memiliki kesamaan bunyi (homofon), jika di Indonesia contohnya kata "bisa”, yang berarti "*bisa=dapat*” atau "*bisa=racun*”. Di jepang pun memilikinya, saya ambil contoh kata KAERU. Kata tersebut memiliki 4 arti loh, yaitu: *Pulang, Katak, Berubah*, dan Bisa *Membeli*.
Cara membedakannya ada dua cara, pertama dengan melihat konteks kalimatnya, dan kedua adalah dengan melihat karakter Kanji kata itu sendiri. Walaupun sama pengucapannya, Kanji nya berbeda, di situlah salah satu letak fungsi huruf Kanji, untuk membedakan kata Homofon.
* Kaeru 帰る : Pulang
* Kaeru 蛙 : Katak
* Kaeru 変える : Berubah
* Kaeru 買える : Bisa Membeli
Yosh, sudah mengerti kan minna? Setelah pelajaran ini, saya tidak akan membahas Kanji lagi secara mendetail, namun saya akan tetap memasukkan huruf-huruf Kanji di bab-bab depan. Akan tetapi tolong hafalkan setiap Kanji yang ada di setiap bab nya. Mohon untuk belajar mandiri ya!! Agar lebih mudah, hafalkan kotoba sekaligus dengan penulisan Kanjinya, dan itu bisa membuat lebih mudah dalam melafalkan Kanji..
Otsukaresama Deshita

Tidak ada komentar:
Posting Komentar